Senin, 13 Juni 2016
Pelaku Penembakan di Orlando, Sosok Yang Sangat Dikenal FBI
MANIS77 - Kepolisian Orlando, Florida, AS, telah mengidentifikasi pelaku penembakan yang menewaskan 50 orang dan melukai 53 orang lain di klub malam kaum gay di kota itu, Minggu (12/6/2016). Pria itu adalah Omar Mateen, kelahiran New York tahun 1986, dari ayah imigran Afganistan. Belum lama ini, pria bernama lengkap Omar Mir Seddique Mateen itu pindah ke Fort Pierce, Florida, 120 mil sebelah tenggara Orlando.
Pada saat penyerangan ke klub malam kaum gay itu, Mateen melakukannya seorang diri dengan menggunakan senjata laras panjang semi-otomatis AR-15. Dari jumlah korban, Mateen tercatat sebagai warga sipil penyerang tunggal dengan jumlah korban tewas terbanyak di AS sejak serangan teror 11 September 2011 atau disebut juga serangan Nine Eleven. Mateen sebenarnya dalam pengawasan otoritas keamanan AS sehingga pernah diinterogasi FBI pada 2013 dan 2014.
Namun, ia dibebaskan karena petugas tidak menemukan potensi ancaman. Petugas mengatakan, sebelum menyerang klub malam di kawasan Pulse, Orlando, Mateen telah menelepon 911 untuk menyatakan janji setianya pada Negara Islam di Irak dan Suriah. Mateen, seperti dilaporkan polisi Orlando, juga menyinggung serangan bom pada lomba lari maraton di Boston, April 2013.
Serangan itu menewaskan enam orang, termasuk pelaku, Tamerlan Tsarnaev. Akibat ulah Mateen, selain 50 orang tewas, juga 53 orang terluka. Tiga jam setelah kekacauan di klub itu, polisi mendobrak dengan kendaraan lapis baja dan granat lalu membunuh Mateen. “Tampaknya ia terorganisasi dan mempersiapkan serangan dengan baik,” kata Kepala Polisi Orlando, John Mina. Polisi tidak menemukan pelaku selain Mateen.
"Kita tahu, cukup untuk mengatakan ini adalah aksi teror dan tindakan kebencian," kata Presiden Barack Obama dalam pidato di Gedung Putih. Kekerasan seperti itu bisa saja menghadang setiap warga AS kapan pun. "Ini adalah hari yang sangat memilukan bagi teman-teman kita yang lesbian, gay, biseksual, atau transjender," kata Obama. Mateen menikahi seorang wanita Uzbekistan pada 2009, menurut surat nikah.
Namun, dia kemudian mengajukan perceraian pada 2011. Mateen telah bekerja sejak tahun 2007 sebagai petugas keamanan di G4S Solutions Secure, salah satu perusahaan keamanan swasta terbesar di dunia. Orangtua Mateen, yang berasal dari Afganistan, mengatakan, ia pernah marah besar ketika melihat dua orang berciuman di area terbuka di Miami. Namun, orangtua Mateen justru menganggap anaknya itu orang biasa, bukan seorang religius dan tidak tahu kalau ia memiliki hubungan dengan ISIS.
Pesan yang diunggah di situs web berbahasa Arab, yang terkait dengan kantor berita ISIS, Amaq, mengatakan, "serangan bersenjata yang menargetkan sebuah klub malam kaum gay di kota Orlando, Florida, yang menewaskan lebih dari 100 tewas dan terluka dilakukan oleh seorang pejuang ISIS”.
Pada jumpa pers Minggu (12/6/2016) sore, pejabat FBI Ronald Hopper mengatakan, lembaganya mengenal Mateen.
Hopper mengatakan, Mateen pernah diinterogasi pada 2013 dan 2014 setelah ia menyatakan simpati atas seorang pengebom bunuh diri. Namun, kata Hopper, hasil wawancara atas Mateen ternyata tidak meyakinkan sehingga petugas tidak melanjutkan ke tahap penyidikan. Tiga hari sebelum serangan di klub malam di Pulse, Orlando, ISIS telah merilis klaim akan menyerang Florida. Namun, klaim itu belum diverifikasi keasliannya.(Daily Mail)
Lelang Koleksi Lukisan
Pesta Pernikahan Termahal
Tolak Tambang di Bengkulu
Sabtu, 11 Juni 2016
Kepolisian Eropa Diduga Telah Salah Tangkap Gembong Penyeludup Migran
MANIS77 - Pihak berwenang di Eropa di duga telah salah mengekstradisi seseorang yang diduga sebagai gembong kelompok penyelundup migran ke Eropa. Pria yang disebut sebagai Mered Medhanie, yang dikenal sebagai Jenderal, diduga adalah seorang pria Eritrea bernama Mered Tesfamariam. Mered Medhanie ditangkap di Sudan pada bulan Mei lalu dan telah diterbangkan ke Roma pada hari Selasa kemarin.
Namun, teman-teman dari pria tersebut mengatakan telah terjadi kesalahan identitas. Pria yang ditangkap oleh pihak berwenang adalah Mered Tesfamariam dan ia tidak bersalah. Menanggapi hal tersebut, juru bicara Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA), yang terlibat dalam operasi penangkapan, mengatakan bahwa mereka bekerjasama dengan mitra mereka. NCA mengaku telah melacak tersangka ke alamat di Khartoum, di mana ia kemudian ditangkap.
"Ini adalah operasi multinasional yang kompleks dan terlalu dini tentang klaim ini," katanya. Menurut sorang wartawan keturunan Swedia, Eritrea yang pernah mewawancarai Mered Medhanie, Meron Estefanos, pria dalam gambar yang dipublikasikan pihak berwenang Eropa bukanlah Medhanie, tetapi pria yang mempunyai nama yang sama. "Dia hanya seorang pengungsi yang berada di Khartoum, orang miskin," katanya.
Mered Medhanie dituduh sebagai pemimpin sebuah kelompok kriminal terbesar yang beroperasi di antara wilayah Afrika tengah dan Libya. Ia menjalankan jaringannya bersama seorang warga Ethiophia. Mereka membeli para migran dari geng lain dan mengirim para migran tersebut ke Eropa melalui Laut Mediterania dengan kapal yang tidak layak.(BBC)
Meluncurkan Album Baru
Dianggap Kerasukan Jin
Jalur Pacitan-Surabaya
Rabu, 08 Juni 2016
Karena Dipercaya Memiliki Sihir, Warga Albino Dibunuh di Malawi
MANIS77 - Kasus penculikan dan pembunuhan orang-orang Albino meningkat di Malawi. Amnesty International menyerukan diakhirinya pembunuhan terhadap mereka. Amnesty juga meminta pemerintah Malawi mengambil kebijakan tegas untuk menghentikan aksi brutal ini. Kelompok hak asasi manusia itu mengatakan serangan terhadap orang-orang albino meningkat tajam dalam setahun terakhir dan beberapa anggota geng bahkan mengambil bagian tubuh mereka untuk dijual atau digunakan dalam ilmu sihir.
Bagian tubuh mereka dipercaya membawa keberuntungan. "Gelombang serangan brutal terhadap orang-orang albino, yang tidak pernah terjadi sebelumnya, telah menciptakan teror terhadap mereka dan keluarga mereka di negara Afrika bagian selatan," kata Amnesty dalam sebuah laporan bertajuk "We Are Not Animal to be Hunted or Sold: Violence and Discrimination Against People with Albinism in Malawi," yang dirilis pada Selasa, 7 Juni 2016.
Dalam laporannya, Amnesty menyatakan kekesalan ketika seorang bocah 2 tahun, Whitney, diculik dari tempat tidurnya pada April. Tengkorak, gigi, dan pakaian Whitney ditemukan kemudian di desa tetangga. Pembunuhan brutal lain menimpa Harry, 9 tahun, yang diculik dari rumahnya pada Februari dan kemudian ditemukan telah dipenggal. Dalam 19 bulan terakhir, pihak berwenang di Malawi telah mencatat 18 kasus pembunuhan albino dan penculikan terhadap lima orang lain.
Amnesty sendiri khawatir jumlah sebenarnya mungkin lebih tinggi karena banyak serangan untuk ritual rahasia di daerah pedesaan tidak pernah dilaporkan. Beberapa pelaku pembunuhan yang pernah ditangkap di masa lalu telah dibebaskan atau diberi hukuman ringan.
Tidak juga ada dokumentasi tentang kejahatan sistematis terhadap orang-orang albino di Malawi. Albino adalah kondisi genetik saat lahir, langka, dan tidak menular, yang mengakibatkan tidak adanya pigmentasi di mata, kulit, dan rambut. Diperkirakan terdapat 7.000-10.000 orang albino dari 16,5 juta penduduk yang hidup di Malawi.(Africanews)
Filmkan Karapan Sapi Madura
Ibu Mencuri Sepotong Ayam
Bandung-Garut Lumpuh
Selasa, 07 Juni 2016
Richard Huckle, Predator Anak Dijatuhi Penjara Seumur Hidup
MANIS77 - Predator anak asal Inggris, Richard Huckle dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Tinggi London. Ia diputus bersalah karena telah melakukan tindakan pelecehan dan tindakan seksual kepada puluhan anak di Malaysia dan Kamboja dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Hakim pengadilan London, Peter Rook mengaku baru melihat tindakan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang dengan skala begitu besar.
Menurutnya, ini adalah sesuatu hal yang mengejutkan, sekaligus mengkhawatirkan. "Hal ini memang sangat langka, bahwa Hakim harus menjatuhkan hukuman yang terkait dengan kejahatan seksual yang dilakukan oleh satu orang pada skala seperti ini," kata Rook. Huckle sendiri sejatinya telah mengaku bersalah atas 71 pelanggaran, dan polisi menemukan lebih dari 20.000 gambar tidak senonoh anak-anak di komputer dan kamera miliknya, ketika ia ditangkap di Bandara Gatwick pada tahun 2014.
Sebelumnya, Kepolisian Malaysia dilaporkan tengah mengidentifikasi lokasi-lokasi yang pernah dikunjungi Huckle. Wakil Direktur Penyelidikan dan Hukum Kepolisian Bukit Aman, Law Hong Soon, mengatakan, polisi memutuskan untuk pergi ke lokasi-lokasi yang pernah disinggahi Huckler dalam upaya untuk mengidentifikasi anak-anak yang mengalami pelecehan seksual oleh tersangka pada 2005-2014.(Reuters)
Tendang Petugas Keamanan
Membunuh Pengedar Narkoba
Mengalami Cuaca Panas
Minggu, 05 Juni 2016
Jika Disetujui, Pengganguran di Swiss Akan Mendapatkan Gaji
MANIS77 - Hari ini, 5 Juni 2016, warga Swiss akan melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah mereka setuju atau menolak usulan gaji dasar bagi seluruh warga negara. Jika usulan ini disetujui, beruntung lah mereka yang tak memiliki pekerjaan tetap. Menurut usulan yang disampaikan oleh kelompok Basic Income Switzerland, setiap orang dewasa di Swiss harus dibayar tanpa kondisi apa pun.
Mereka mengusulkan jumlah sebesar US$2.555 atau sekitar Rp34,3 juta. Namun, bagi mereka yang sudah berpenghasilan sekitar itu, mereka tak akan menerima tambahan lagi. Pendukung kelompok ini mengatakan, di abad 21, area pekerjaan makin berkurang. Hanya sedikit sekali lapangan kerja yang tersedia karena pengaruh penggunaan mesin. Che Wagner yang melakukan inisiasi penghasilan dasar tersebut mengatakan, banyak warga Swiss yang sebenarnya bekerja, namun tidak mendapatkan gajinya. "
Di Swiss, lebih dari 50 persen total pekerjaan yang sudah diselesaikan tidak dibayar. Misalnya, mereka yang bekerja di rumah, dengan komunitas yang berbeda. Jika ada penghasilan dasar, maka pekerjaan itu akan semakin bernilai," ujarnya. Namun, Luzi Stamm, anggota parlemen dari kelompok sayap kanan, Partai Rakyat Swiss, menentang ide tersebut. "Secara teoritis, di negara kepulauan seperti Swiss, hal itu bisa dilakukan.
Tapi dengan pembatasan yang terbuka, hal itu sangat tak mungkin. Jadi sebuah pekerjaan akan sangat dihargai jika dijadikan penghasilan dasar," dia menambahkan. Di Finlandia, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk memberikan penghasilan dasar bagi sekitar 8.000 orang dari kelompok berpenghasilan rendah. Dan di kota Utrecht, Belanda, sebuah proyek percontohan mengenai penghasilan dasar sedang disiapkan. Proyek ini akan dimulai pada 2017.(BBC)
Taylor Swift - Calvin Harris Berakhir
Ganti Rugi Biaya Kencan
Lokalisasi di Tangerang
Jumat, 03 Juni 2016
Presiden Terpilih Duterte Mewajibkan Para Menteri Naik Pesawat Ekonomi Saat Dinas
MANIS77 - Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah mengumumkan jajaran menteri untuk membantunya menjalankan pemerintahan pada 31 Mei lalu. Dalam hitungan hari, politikus dengan ucapan kontroversial itu langsung mencanangkan reformasi birokrasi. Duterte mewajibkan semua menteri agar hidup sederhana.
Salah satu implementasinya adalah imbauan bepergian saat dinas naik pesawat kelas ekonomi.
Menu makan di kementerian juga diusahakan panganan biasa, yang sehari-hari dimakan oleh rakyat Filipina. Kami juga tidak boleh membeli mobil dinas mewah serta menghambur-hamburkan anggaran negara untuk acara tak perlu.
Saya pikir perintah presiden adalah permulaan yang bagus dalam pemerintahan ini," kata Judy Taguiwalo, Menteri Sosial Filipina. Juru bicara Presiden, Salvador Panelo, menjelaskan beberapa alasan kebijakan baru itu. Duterte merasa seandainya menteri memakai uang pribadi untuk naik kelas bisnis di pesawat atau beli mobil dinas baru, rakyat tetap akan menganggapnya penggunaan uang negara.
Duterte kini ke mana-mana sebagai presiden menggunakan Toyota Camry. "Presiden terpikir hendak naik Jeepney (angkot khas Filipina-red) untuk bepergian," kata Panelo. Rapat kabinet perdana digelar di Davao City dua hari lalu. Ini pertama kalinya presiden terpilih tidak menyusun kabinet dari Ibu Kota Manila. Dalam rapat itu, para calon menteri cuma disuguhi jajanan pasar Filipina. Duterte mengatakan penghematan anggaran serta pemberantasan korupsi menjadi fokus utama tahun pertamanya.
"Kebocoran anggaran kita mencapai 300 juta peso per hari. Seandainya bisa kita tambal, tentu dana ini dapat dipergunakan untuk kesehatan, pendidikan, serta perumahan," kata presiden berusia 71 tahun ini dalam kesempatan terpisah. Orang yang dipilih Duterte menjadi menteri, rata-rata adalah bekas anak buahnya ketika memimpin Davao di masa lalu.
Misalnya saja Jaime Morente, Kepala Badan Imigrasi. Dulunya Morente adalah Kepala Polisi Davao yang berhasil menurunkan angka kriminalitas wilayahnya menjadi yang terendah di Filipina. Adapun Ernesto Pernia, akademisi kawakan, diminta memimpin Kementerian Perekonomian.
Duterte mengharapkan Pernia bisa membuka lapangan kerja sebesar-besarnya untuk masyarakat miskin.Duterte baru akan dilantik, bersama jajaran kabinetnya, pada 30 Juni mendatang. Dia memenangkan pemilu bulan lalu berkat dukungan 16,6 juta pemilih. Sesuai Konstitusi Filipina, Duterte hanya boleh menjabat satu periode sepanjang enam tahun ke depan.(Strait Times)
Dj.Calvin Harris Kecelakaan
Guru Dihamili Siswanya
Harga Daging di Aceh Naik
Rabu, 01 Juni 2016
Gudang Amunisi Terbesar di India Kebakaran
MANIS77 - Juru bicara Kementerian Pertahanan India, Nitin Wakanker melaporkan, kebakaran di gudang amunisi terbesar di Pulgaon, India telah menewaskan 17 tentara dan melukai 19 orang lainnya. Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Namun kebakaran di gudang senjata itu jelas menyebar dengan cepat sehingga mengakibatkan lebih dari 1.000 penduduk desa terdekat dievakuasi dari kawasan tersebut.
“Kebakaran (depot amunisi Pulgaon) telah mengakibatkan kehilangan besar, baik dari segi nyawa maupun bangunan,” kata Menteri Negara Bagian Maharashtra, Devendra Fadnavis. Tragedi ini juga mendapat perhatian dari Perdana Menteri Narendra Modi, yang mencuitkan, “duka mendalam bagi para korban yang meninggal dalam kebakaran,” di akun Twitter miliknya. Sesaat kemudian, Modi mengumumkan sudah memerintahkan Menteri Pertahanannya untuk mengunjungi lokasi kejadian.
Si jago merah melahap gudang peluru terbesar di India tersebut sekira pukul 01.30 waktu setempat. Depot amunisi itu terletak di negara bagian sebelah barat Maharashtra, atau 430 mil jauhnya di timur Mumbai. Menurut laporan media setempat, sejumlah personel militer meninggal dalam upaya mereka mencegah amunisi itu meledak. Petugas pemadam kebakaran dan ambulans dikabarkan terlambat menuju TKP. Sehingga api baru berhasil dipadamkan setelah pukul 06.00.(Time)
Justin Biebir & Nicola Peltz
Pesawat di Jalan Raya
27 Kapal Wisata Disita
Langganan:
Postingan (Atom)






