Rabu, 27 Juli 2016
Pria HIV Yang Dibayar Untuk Ritual Renggut 100 Perawan Ditangkap Polisi
MANIS77 - Pria terinfeksi HIV yang dibayar masyarakat di sebuah desa di Malawi untuk berhubungan seks dengan para gadis perawan sebagai ritual ”pembersihan” telah ditangkap polisi. Pria bernama Eric Aniva yang dijuluki “Hyena” itu mengaku sudah berhubungan badan dengan lebih dari 100 gadis cilik. Aniva yang menolak menyebutkan usianya, namun diperkirakan berusia 40-an tahun itu tinggal di Distrik Nsanje, Malawi selatan.
Dia berprofesi sebagai pekerja seks. Julukan “Hyena” diberikan oleh masyarakat desa untuk pria yang menjalani ritual seperti Aniva. Selain gadis-gadis muda yang menjalani ritual “pembersihan” aneh itu, para perempuan yang melakukan aborsi juga diwajibkan melakukan ritual serupa. Masyarakat desa percaya jika ritual tidak dijalankan, kerabat si gadis atau desa mereka akan terkena bencana.
Ritual itu sudah turun temurun. Sejak disorot dunia, karena yang menjalankan ritual terinfeksi HIV, Presiden Malawi Peter Mutharika, meminta agar para “Hyena” dihukum. “Kita harus mempromosikan nilai-nilai budaya positif dan sosialisasi yang positif dari anak-anak kita, presiden mengatakan praktek budaya dan tradisional yang berbahaya tidak dapat diterima di negara ini,”
“Aniva akan diselidiki karena mengekspos anak-anak muda untuk tertular HIV dan selanjutnya didakwa setimpal,” lanjut dia.
”Semua orang yang terlibat dalam malpraktek ini harus bertanggung jawab untuk menundukkan anak-anak dan perempuan mereka atas kejahatan keji ini,” lanjut Presiden Mutharika. ”Praktik-praktik ini mengerikan meskipun dilakukan oleh beberapa yang mencoreng citra seluruh bangsa Malawi di (panggung) internasional dan membuat malu kita semua,” imbuh dia.
Aniva telah mengaku kepada BBC bahwa gadis-gadis yang sudah dia tiduri rata-rata masih bersekolah. ”Beberapa gadis baru berusia 12 atau 13 tahun, tapi saya lebih memilih mereka yang lebih tua. Semua gadis-gadis ini menemukan kesenangan memiliki saya sebagai ‘hyena’ mereka,” katanya. Untuk ritual tersebut, dia dibayar 3 sampai 5 poundsterling oleh penduduk setempat.(Daily Mirror)
Nyanyikan Lagu kebangsaan, Sunny Leone Dilaporkan
Ada Tunas Jambu Tumbuh Dari Balik Gigi Pria Ini
Polisi Tendang Pengendara Hingga Tewas, Warga Mengamuk
Senin, 25 Juli 2016
Ledakan di Klub Malam, 1 Tewas dan 11 Pengunjung Terluka
MANIS77 - Ledakan terjadi di sebuah klub malam, Eugene’s Wine Bar, Ansbach di wilayah selatan Jerman, Senin dinihari, 25 Juli 2016. Seorang dilaporkan tewas dan sebelas orang lainnya terluka dalam kejadian tersebut. “Belum diketahui pasti sumber ledakan itu, kemungkinan dari alat peledak,” ujar petugas keamanan setempat.
Polisi kini telah mengevakuasi masyarakat yang berada di sekitar lokasi ledakan. Sekitar 2.000 orang turut dievakuasi dari tempat festival musik terbuka di Jerman yang juga sedang berlangsung, karena lokasinya berdekatan dengan tempat ledakan. Menteri Dalam Negeri Jerman Joachim Hermann dilaporkan datang ke lokasi untuk meninjau dan menemui para korban.
Joachim memiliki keterangan berbeda dengan petugas keamanan lokal terkait dengan penyebab ledakan. “Ledakan yang terjadi diperkirakan bersumber dari ledakan gas,” katanya. Sebelumnya, sebanyak sembilan orang tewas dalam penembakan di selatan Munich, Jerman, pada Jumat lalu, 22 Juli 2016. Aksi penembakan itu terjadi di Mall Olympia, Munich, Jerman, pada pukul 6 sore waktu setempat.(BBC)
Calvin Harris & Kim Kardashian Rayakan Ulang Tahun Jlo
Asyik Berburu Pokemon, Tak Sadar Masuk ke Negara Lain
Pengungsi Gunung Sinabung Tolak Relokasi dan Siap Perang
Sabtu, 23 Juli 2016
Demonstrasi Kabul, 80 Orang Tewas dan 230 Orang Terluka
MANIS77 - Korban meninggal dalam demonstrasi di Kabul, Afghanistan kembali bertambah. Jumlahnya kini telah menembus 80 orang. Dengan korban terluka mencapai 230 orang. Semua korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Istiqlal. Demikian pernyataan Menteri Dalam Negeri Afghanistan, Noor-ul-Haq Olomi Noor-ul-Haq Olomi.
Menurut keterangan para saksi mata, serangan yang berasal dari dua ledakan bom bunuh diri menghantam kerumunan etnis minoritas Hazara, yang tengah berunjuk rasa sekira pukul 2.30 waktu setempat. “Saya tiba di lokasi kejadian segera setelah ledakan dan melihat banyak orang sudah tewas dan terluka,” kata Laila Mohammadi, salah seorang promoter demo.
Melalui media cetaknya, Aamaq, ISIS telah mengklaim bahwa mereka adalah dalang dibalik insiden tersebut. Terkait insiden mengerikan ini, pemerintah Afghanistan sedianya sudah mendeteksi adanya potensi ancaman serangan ISIS. Pemerintahan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, bahkan sudah memperingatkan massa Hazara, soal ancaman ini.
Namun mereka tetap berorasi di jalan ibu kota, menuntut dipindahkannya jalur listrik TUTAP (Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, Pakistan) yang melewati area populasi mereka. Ketua pengunjuk rasa menjelaskan, rencana awal pembangunan jalur listrik tersebut adalah melewatu Provinsi Bamiyan, di pusat dataran tinggi tempat sebagian besar komunitas Hazara tinggal. Rutenya kemudian diubah oleh pemerintahan sebelumnya pada 2013.(Sky News, 24/7)
Selena Gomez Selfie dengan Fans di Grand Indonesia
Tidak Capai Target, Karyawan di Hukum Makan Pare
Pantai Parangtritis Lokasi Berburu Monster Pokemon
Kamis, 21 Juli 2016
Seorang Ibu dan Tiga Anaknya Berpakaian Minim di Pantai Ditikam Pria Maroko
MANIS77 - Pria imigran Maroko menikam seorang ibu dan tiga putrinya di sebuah resor tepi pantai di Perancis, Selasa (19/7/2016), karena mereka berpakaian minim dan seksi. Putri terkecilnya, berusia delapan tahun, sedang dalam kondisi kritis. Insiden penikaman itu terjadi sehari setelah seorang remaja imigran Afganistan menyerang dengan kapak dan pisau di dalam sebuah kereta di Jeman selatan.
Sedangkan gadis cilik yang ditikam di Perancis selatan sedang berjuang mempertahankan nyawanya di rumah sakit karena terkena tikaman pisau pria hitam asal Maroko tadi. Keluarga tersebut sedang berlibur di resor VVF Villages Lagrand, pantai Laragne, di wilayah Hautes-Alpes, Perancis selatan, yang menjadi destinasi wisata populer bagi turis Inggris.
Pada saat berita ini diturunkan Selasa malam, gadis cilik sedang dirawat di rumah sakit di Grenoble dengan paru-parunya bocor terkena tikaman. Nyawa gadis kecil yang tidak disebutkan namanya itu sangat dicemaskan oleh paramedis karena memang kondisinya sekarat. Ibu dan dua putrinya juga dirawat. Menurut polisi, pria Maroko itu langsung melarikan dari dari tempat kejadian perkara sesaat dia melakukan serangan pada sekitar pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 17.00 WIB.
Polisi mengatakan, pria imigran yang menyerang ibu dan tiga anaknya itu berusia 37 tahun telah ditangkap beberapa jam kemudian. Korban, seorang ibu guru berusia 46 tahun dan tiga putrinya, berusia 8, 12 dan 14 tahun, semuanya ditikam saat sedang berada di sebuah resor di Laragne. Saksi mata mengatakan, keluarga itu sedang sarapan ketika pelaku tiba-tiba menyerang mereka karena mereka mengenakan pakaian serba minim.
Menurut media setempat, penyerang menargetkan ibu dan tiga anaknya karena mereka “berpakaian sangat minim” Suhu udara di wilayah Perancis selatan, yang merupakan kawasan wisata yang paling digemari tulis Inggris, mencapai sekitar 86 derajat Farenheit.
Jaksa setempat, Raphael Balland, mengatakan, "motif serangan masih sangat kabur”. Pria pelaku, yang diduga juga sedang berelibur di resor VVF Villages Lagrand, ketika berita ini diturunkan sedang dalam tahanan kepolisian setempat.(Daily Express)
Selasa, 19 Juli 2016
Pengungsi Remaja Afghanistan Mengamuk di Dalam Kereta di Jerman
MANIS77 - Seorang pengungsi remaja asal Afghanistan mengamuk di dalam kereta di dekat Wurzburg, Jerman selatan. Amukan remaja 17 ini membuat 20 orang terluka, beberapa di antaranya kritis. Pelaku ditembak mati oleh polisi ketika berusaha untuk melarikan diri dari kereta setelah sejumlah orang terluka. Kementerian Dalam Negeri Negara Bagian Bavarian melaporkan bahwa remaja pria itu meneriakkan takbir saat mengamuk dengan kapak.
Serangan horor terjadi semalam sekitar pukul 21.00. Aksi itu membuat para penumpang kereta ketakutan. Laporan awal dari otoritas Bavarian menyatakan bahwa tiga orang harus berjuang untuk hidup mereka akibat serangan kapak itu. Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Bavarian; Joachim Hermann, mengatakan pelaku serangan tinggal di Ochsenfurt, tempat di mana dia naik kereta. Saksi mata mengatakan, selain bersenjata kapak, remaja tersebut juga membawa pisau.
Sesaat setelah serangan terjadi, helikopter berputar-putar di atas lokasi kejadian dan tim layanan darurat bergegas mengobati orang-orang yang terluka. Motif serangan belum diketahui.”Pada saat ini segala sesuatu mungkin,” kata pihak kepolisian setempat melalui seorang juru bicara mengacu pada motif serangan kapak tersebut.(Daily Mirror,19/7)
Gebby Vesta Posting Foto Bugil di Instagram
Pemain "Pokemon Go" Kembali Temukan Mayat
Polda Sulteng Pastikan Santoso dan Muchtar Tewas
Minggu, 17 Juli 2016
Dua Pemain Pokemon Go Ditembak Karena Disangka Maling
MANIS77 - Dua remaja yang sedang bermain Pokemon Go di dalam sebuah mobil mendadak ditembak oleh seorang pria yang menyangka kedua remaja tersebut adalah maling. Insiden tersebut terjadi di Flagler County, Florida, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu 16 Juli 2016 ketika seorang pemuda berusia 19 tahun bersama teman 16 tahun sedang bermain Pokemon Go menggunakan mobil pada pukul 01.30 waktu setempat .
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh pihak Kepolisian Flagler County, mendadak seorang pria keluar dari rumahnya yang berada di dekat mobil korban dan melepaskan tembakan. Pihak kepolisian menyatakan usai diselidiki ternyata pelaku menembak mobil korban karena mencurigai kedua pemain Pokemon Go tersebut adalah maling. “Apakah kamu dapat sesuatu,?” ujar salah satu pemain Pokemon Go yang berada di dalam mobil.
Mendengar hal itu, pria tersebut langsung mendekati mobil kedua pemain Pokemon Go tersebut yang ia kira adalah sepasang maling yang baru saja melancarkan aksinya. Terkejut melihat pria yang membawa senjata api, kedua pemain Pokemon Go tersebut langsung tancap gas dan meninggalkan lokasi di mana sang pria tersebut langsung melepaskan tembakan.
Keduanya baru melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib ketika orangtua dari sang pemuda menemukan ada bekas tembakan di bagian roda bagian belakang. Hingga saat ini pihak Kepolisian Flagler County masih terus menyelidiki insiden tersebut. Tampaknya ini adalah pelajaran bagi para pemain Pokemon Go di luar sana untuk terus memperhatikan lingkungan sekitar serta menentukan waktu yang tepat untuk bermain agar tidak muncul kesalah pahaman.(USA Today, 18/7)
Sandra Bullock Dilarang Menikahi Bryan Randall
Datta Phuge "Lelaki Emas" Dihabisi Sekelompok Orang
Hujan Tak Berhenti, Muncar Banyuwangi Banjir Lagi
Sabtu, 16 Juli 2016
Kudeta Turki, Satu Jenderal Terbunuh dan 754 Tentara Ditahan
MANIS77 - Seorang jenderal terbunuh dan sedikitnya 754 tentara telah ditangkap dalam upaya kudeta yang berhasil digagalkan tentara pro pemerintah. Pasca upaya kudeta itu, Pemerintah Turki juga memberlakukan zona larangan terbang di Ankara, setelah sekelompok militer disebut-sebut berada di balik kudeta ini.
Mengutip kantor berita Turki, Anadolu Agency, Kementerian Dalam Negeri Turki menyebut ada 5 jenderal dan 29 kolonel juga ditangguhkan posisinya, karea diduga terlibat dalam upaya kudeta. Dalam upaya mengkudeta pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan, kota Ankara dan Istanbul jadi mencekam sejak Jumat malam waktu setempat sampai Sabtu pagi tadi. Tentara berusaha menguasai jembatan dan beberapa titik strategis di kota-kota besar.
Suasana bertambah mencekam ketika helikopter melancarkan serangan udara dan menyerang lokasi penting di ibu kota Turki, Ankara. Setelah berhasil menggagalkan upaya kudeta yang disebut Erdogan sebagai aksi pengkhianatan dan pemberontakan ini, Perdana Menteri Binali Yildrim menyebut, pemerintah telah mengangkat Panglima Angkatan Darat, Umit Dundar, menjadi Kepala Staf Jenderal, jabatan setingkat Panglima TNI.
Selain itu, parlemen Turki juga menggelar rapat luar biasa. "Parlemen, suara dari keinginan nasional, akan segera memberikan respon yang dibutuhkan," kata Yildrim, Sabtu, 16 Juli 2016. Pada kesempatan ini Yildrim juga berterima kasih pada masyarkat Turki yang ikut turun ke jalan dan membantu menggagalkan upaya kudeta. "Saya juga berterima kasih pada masyarakat. Meski demikian, masyarakat diharapkan agar tak meninggalkan persimpangan jalan. Mereka yang baru bangun mesti pergi ke persimpangan jalan, jangan biarkan persimpangan jalan itu kosong."(Viva)
Langganan:
Postingan (Atom)








